Sistem Pendukung Keputusan Referensi Pemilihan Tujuan Jurusan Teknik Di Perguruan Tinggi Bagi Siswa Kelas Xii Ipa Mengunakan Metode Ahp

  • Arief Herdiansah Universitas Muhammadiyah Tangerang
Keywords: SPK, AHP, SWOT, Jurusan, Prototipe

Abstract

Dari hasil wawancara yang dilakukan peneliti kepada beberapa siswa kelas XII IPA sekolah menengah atas, ditemui cukup banyak siswa yang memiliki keraguan dalam menentukan jurusan pada saat akan melanjutkan pendidikan ke tingkat perguruan tinggi khususnya yang ingin melajutkan kuliah pada fakultas teknik. Sebagian dari mereka ragu apakah keinginan untuk dapat berkuliah pada salah satu jurusan di fakultas teknik yang diinginkan dapat mereka jalani dengan lancar jika melihat pencapaian hasil proses belajar yang saat ini mereka ikuti di sekolah menengah atas. Berdasarkan hal tersebut, peneliti melakukan penelitian untuk membangun sebuah sistem pendukung keputusan (SPK) yang dapat membantu memberikan referensi kepada siswa mengenai jurusan pada fakultas teknik yang paling sesuai dengan minat dan bakat siswa tersebut. Peneliti menggunakan SWOT analisis untuk menganalisa kondisi saat ini dan menganalisa kebutuhan pengguna. Penelitian dilakukan disalah satu sekolah menengah atas di kota Tangerang dan pengambilan data kriteria dan bobot berasal dari lima ketua program studi pada fakultas teknik Universitas Muhammadiyah Tangerang. SPK dikembangkan menggunakan metode AHP, metode pengembangan sistem prototipe dan diuji dengan metode pengujian black box. Dari hasil uji coba SPK ini, telah didapat referensi pemilihan jurusan yang cukup memuaskan siswa yang menjadi contoh uji.

Based on the results of interviews conducted by researchers to students of class XII science in senior high school, quite a lot of students who are not sure in determining the majors when going to continue their education to university, especially those who want to continue studying at the faculty of engineering. Some of them are doubtful whether they want to be able to study at one of the majors in the faculty of engineering that they want can go smoothly if they see the achievement of the learning process that they are currently attending in senior high school. Based on this, the researchers conducted research to build a decision support system (DSS) that can help provide references to students regarding majors in the engineering faculties that best suit the students' interests and talents. The researcher uses SWOT analysis to analyze current conditions and user needs. The study was conducted at one senior high school in Tangerang city and the data collection criteria from five departments head at the faculty of engineering at Muhammadiyah University Tangerang. DSS was developed using the AHP method, the prototype system development method and tested by the black box testing method. From the results of this DSS trial, it has been obtained a reference to the selection of majors that are sufficient to satisfy the students who become test samples.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] B. Kamal and G. D. Rahmadiane, “Pengaruh Persepsi, Akreditasi Prodi, Dan Promosi Terhadap Keputusan Memilih Program Studi Akuntansi Pada Politeknik Harapan Bersama,” J. Inspirasi Bisnis dan Manaj., vol. 1, no. 2, p. 145, 2017, doi: 10.33603/jibm.v1i2.866.
[2] T. Handayani, A. Herdiansah, N. Hariyani, T. Nugroho, and T. Informatika, “Sistem Informasi Simpan Pinjam Studi Kasus Koperasi Kodanua Serang,” JIKA UMT, vol. 4, no. 1, pp. 14–19, 2020.
[3] Y. Firmansyah and U. Udi, “Penerapan Metode SDLC Waterfall Dalam Pembuatan Sistem Informasi Akademik Berbasis Web Studi Kasus Pondok Pesantren Al-Habib Sholeh Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat,” J. Teknol. dan Manaj. Inform., vol. 4, no. 1, 2017, doi: 10.26905/jtmi.v4i1.1605.
[4] D. Saraswat and B. K. Chaurasia, “AHP based trust model in VANETs,” Proc. - 5th Int. Conf. Comput. Intell. Commun. Networks, CICN 2013, pp. 391–393, 2013, doi: 10.1109/CICN.2013.86.
[5] N. Yaraghi, P. Tabesh, P. Guan, and J. Zhuang, “Comparison of AHP and Monte Carlo AHP under different levels of uncertainty,” IEEE Trans. Eng. Manag., vol. 62, no. 1, pp. 122–132, 2015, doi: 10.1109/TEM.2014.2360082.
[6] A. Maffei, M. Onori, M. R. Khabbazi, J. Wikander, and E. Bergseth, “Assembly feature data instance modeling: Prototype implementation and outputs,” 2017 Int. Conf. Mech. Syst. Control Eng. ICMSC 2017, pp. 343–347, 2017, doi: 10.1109/ICMSC.2017.7959498.
[7] S. . Pressman, Software Engineering: A Practitioner’s Approach, 7th editio. New York: The McGraw-Hill Company, 2010.
[8] A. Nugroho, Analisis Perancangan Sistem Informasi dengan Metodologi Berorientasi Object, Edisi 1. Bandung: Informatika, 2010.
[9] H. W. . Prabowo, Menggunakan UML (Unified Modeling Language), Edisi 1. Bandung: Informatika, 2011.
[10] M. Rahmayu and R. K. Serli, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jurusan pada SMK Putra Nusantara Jakarta Menggunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP),” Simetris J. Tek. Mesin, Elektro dan Ilmu Komput., vol. 9, no. 1, pp. 551–564, 2018, [Online]. Available: https://jurnal.umk.ac.id/index.php/simet/article/view/2022.
[11] A. S. Irawan, “Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Jurusan di SMA Islam Sudirman Ambarawa Mengunakan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP),” J. Mhs. STEKOM Semarang, vol. 1, no. 1, pp. 1–9, 2014.
[12] F. Frieyadie and S. M. Ramadhan, “Penerapan Metode AHP Untuk Membantu Siswa Memilih Jurusan Yang Tepat Di SMK,” J. RESTI (Rekayasa Sist. dan Teknol. Informasi), vol. 2, no. 3, pp. 662–667, 2018, doi: 10.29207/resti.v2i3.396.
[13] Jogiyanto, Analisis dan Desain Sistem Informasi. Yogyakarya: Andi Offset, 2010.
Published
2020-05-30
How to Cite
Herdiansah, A. (2020). Sistem Pendukung Keputusan Referensi Pemilihan Tujuan Jurusan Teknik Di Perguruan Tinggi Bagi Siswa Kelas Xii Ipa Mengunakan Metode Ahp. MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika Dan Rekayasa Komputer, 19(2), 223-234. https://doi.org/https://doi.org/10.30812/matrik.v19i2.579
Section
Articles