Pengukuran Kelayakan Simulator Forensik Digital Menggunakan Metode Multimedia Mania

  • Eddy Prasetyo Nugroho Universitas Pendidikan Indonesia
  • Irawan Afrianto Universitas Komputer Indonesia (UNIKOM)
  • Rini Nuraini Sukmana Universitas Sangga Buana
Keywords: Forensik Digital, Keusioner, Multimedia Mania, Pengukuran Kelayakan, Simulator

Abstract

Pengujian kelayakan suatu media pembelajaran merupakan hal yang penting dilakukan untuk menjamin keberlangsungan, keberlanjutan dan keterikatan (engagement) antara aplikasi dengan penggunanya. Tujuan dari penelitian ini adalah menguji kelayakan dari aplikasi simulator forensik digital sebagai media ajar untuk menginvestigasi keamanan sistem pada lingkungan jaringan komputer menggunakan metode multimedia mania. Bidang jaringan komputer dan internet merupakan lingkungan yang memiliki kerentanan yang sangat tinggi, dimana berbagai macam jenis eksploitasi terhadap lingkungan ini sering terjadi dan menyebabkan kerugian yang besar, sehingga pembelajaran pada bidang ini menjadi suatu hal yang penting dilingkungan sekolah, khususnya pada Sekolah Menengah Kejuruan bidang teknik dan jaringan komputer serta informatika. Multimedia mania merupakan suatu metode pengukuran kelayakan berupa rubrik yang menilai aspek-aspek teknis pada aplikasi multimedia. Rubrik ini digunakan untuk menggali lebih banyak informasi terkait keselarasan media pembelajaran dengan kebutuhan dan kenyamanan pengguna. Penilaian pada rubrik ini terdiri dari 5 aspek penting, yaitu mekanisme, elemen multimedia, struktur informasi, dokumentasi, dan kualitas konten multimedia. Hasil pengujian kelayakan simulator forensik digital di 4 sekolah menegah kejuruan mendapatkan nilai kelayakan sebesar 89,22% dari ahli media dan 96,55% dari penilaian siswa.   Hasil ini menunjukkan bahwa simulator forensik digital layak untuk dijadikan sebagai media pembelajaran dan bahan ajar multimedia pada bidang investigasi keamanan jaringan komputer.

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] R. Watrianthos et al., Forensik Digital. Yayasan Kita Menulis, 2021.
[2] K. A. Z. Ariffin, , and F. H.Ahmad, "Indicators for maturity and readiness for digital forensic investigation in era of industrial revolution 4.0," Computers & Security, 105, 102237, 2021
[3] R. Montasari, R. Hill, V. Carpenter, and A.Hosseinian-Far, "The standardised digital forensic investigation process model (SDFIPM)." In Blockchain and Clinical Trial (pp. 169-209) , 2019, Springer, Cham.
[4] J. Simarmata et al., Pendidikan Di Era Revolusi 4.0: Tuntutan, Kompetensi & Tantangan. Yayasan Kita Menulis, 2020.
[5] X. Xu, “Study on effective using of multimedia teaching system and enhancing teaching effect,” Int. J. Emerg. Technol. Learn., vol. 12, no. 6, pp. 187–195, 2017, doi: 10.3991/ijet.v12i06.7093.
[6] Munir, W. Setiawan, E. P. Nugroho, J. Kusnendar, and A. P. Wibawa, “The effectiveness of Multimedia in Education for Special Education (MESE) to improve reading ability and memorizing for children with intellectual disability,” Int. J. Emerg. Technol. Learn., vol. 13, no. 8, pp. 254–263, 2018, doi: 10.3991/ijet.v13i08.8291.
[7] I. Afrianto, A. F. Faris, and S. Atin, “Hijaiyah letter interactive learning for mild mental retardation children using Gillingham method and augmented reality,” Int. J. Adv. Comput. Sci. Appl., vol. 10, no. 6, pp. 334–341, 2019, doi: 10.14569/ijacsa.2019.0100643.
[8] G. Setiyaningsih, M. A. W. Prasetyo, and D. U. Hidayah, “Penerapan Aplikasi Media Pembelajaran pada SMP N 1 Nusawungu Berbasis Smartphone Android,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 18, no. 2, pp. 246–256, 2019, doi: 10.30812/matrik.v18i2.365.
[9] A. Wahyudinata and H. B. Dirgantara, “Pengembangan Gim Edukasi 2D Pemilahan Sampah Daur Ulang Berbasis Android,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 20, no. 1, pp. 129–138, 2020, doi: 10.30812/matrik.v20i1.860.
[10] I. Afrianto and R. M. Furqon, “The Herbalist Game Edukasi Pengobatan Herbal Berbasis Android,” J. Sist. Inf. Bisnis, vol. 8, no. 2, p. 27, 2018, doi: 10.21456/vol8iss2pp27-34.
[11] I. Novianty, W. Sholihah, and Y. Aditama, “Aplikasi Virtual Reality Atom Kimia Di Seamolec,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 19, no. 2, pp. 257–262, 2020, doi: 10.30812/matrik.v19i2.718.
[12] D. M. Rachmadani, “Simulasi Monitoring Tegangan Pada Jaringan Transmisi Berbasis IoT,” Aisyah J. Informatics Electr. Eng., vol. 3, no. 2, pp. 131–135, 2021.
[13] S. U. Kurniyawati and A. Prastowo, “Kontribusi Model Simulasi Tik Untuk Menumbuhkan Berpikir Logis Dalam Pembelajaran Matematika Kelas Iv Sd/Mi,” J. Teknol. Pendidik., vol. 14, no. 2, p. 88, 2021, doi: 10.24114/jtp.v14i2.26121.
[14] B. Fachri and F. H. Harahap, “Simulasi Penggunaan Intrusion Detection System (IDS) Sebagai Keamanan Jaringan dan Komputer,” J. Media Inform. Budidarma, vol. 4, no. 2, p. 413, 2020, doi: 10.30865/mib.v4i2.2037.
[15] K. Al Fikri and D. Djuniadi, “Keamanan Jaringan Menggunakan Switch Port Security,” InfoTekJar J. Nas. Inform. dan Teknol. Jar., vol. 5, no. 2, pp. 302–307, 2021.
[16] M. A. C. Rahmani and S. Prabowo, “Simulasi Keamanan Jaringan Dengan Metode DHCP Snooping dan VLAN,” JASIKA (Jurnal Apl. Sist. Inf. dan Inform., vol. 1, no. 01, pp. 27–37, 2020.
[17] R. N. Sukmana and A. Ruhyat, “Analisis Dan Perancangan Ujian On Line Menggunakan Netsupport Schoool Melalui Pc Clonning,” J. Teknol. Inf. dan Komun., vol. 5, no. 2, pp. 29–43, 2016.
[18] C. M. Shepherd and A. M. Mullane, “Rubrics: The key to fairness in performance based assessments,” J. Coll. Teach. Learn., vol. 5, no. 9, 2008.
[19] E. P. Nugroho, R. Yuliana, E. Junaeti, J. Kusnendar, H. W. Prabawa, and Munir, “Using simulation in network security learning,” J. Phys. Conf. Ser., vol. 1280, no. 3, 2019, doi: 10.1088/1742-6596/1280/3/032038.
[20] C. Shepherd and A. M. Mullane, “Managing Multimedia Mania: Taming The Technology Beast,” J. Coll. Teach. Learn., vol. 7, no. 1, 2010, doi: 10.19030/tlc.v7i1.79.
[21] E. B. Vasu Ellen S , Jane Steelman, Judy Lambert, “Multimedia Mania Student Checklist,” 2003. [Online]. Available: https://fcit.usf.edu/assessment/performance/mm2002_rubric.kids.pdf.
[22] I. N. Kanca, G. Ginaya, and N. N. Sri Astuti, “Collaborative network learning (CNL) on students’ online learning,” Int. J. Linguist. Lit. Cult., vol. 7, no. 5, pp. 362–370, 2021.
[23] W. Wahyudin, A. M. Rishanty, M. Nursalman, S. Nazir, and L. S. Riza, “Learning through computer science unplugged on team assisted individualization on the computational thinking ability,” Linguist. Cult. Rev., vol. 5, no. S3, pp. 1442–1452, 2021.
[24] A. N. Khoirunnisa, E. F. Rahman, and L. Dewi, “Interactive Multimedia Kolb Experiential Learning Model Using Logistic Regression Algorithm to Improve Student Cognitive,” in International Visual Informatics Conference, 2021, pp. 195–204.
Published
2022-03-31
How to Cite
Nugroho, E., Afrianto, I., & Sukmana, R. (2022). Pengukuran Kelayakan Simulator Forensik Digital Menggunakan Metode Multimedia Mania. MATRIK : Jurnal Manajemen, Teknik Informatika Dan Rekayasa Komputer, 21(2), 351-366. https://doi.org/https://doi.org/10.30812/matrik.v21i2.1556
Section
Articles