Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Prasekolah di Wilayah Kerja Posyandu Bunga Maja Kecamatan Gunung Sari

  • Lina Yunita Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Bumigora
Keywords: Status Gizi, Motorik Kasar, Anak Pra Sekolah

Abstract

Perkembangan motorik sangat dipengaruhi oleh status gizi, status kesehatan, dan perlakuan gerak yang sesuai dengan perkembangannya. Anak usia prasekolah adalah anak usia 3-6 tahun. Masa ini disebut sebagai masa golden age, dimana perkembangan anak meningkat secara cepat. Faktor yang dapat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan anak adalah status gizi dan perawatan kesehatan. Tujuan penelitian ini untuk  mengetahui  hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar anak usia prasekolah diPosyandu Bunga Maja Kecamatan Gunung sari. Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional,mengumpulkan data primer dengan kuesioner. Jumlah sampel 40 ibu yang memiliki anak usia 3-5 tahun di Posyandu Bunga Maja Kecamatan Gunung Saridengan teknik simple random sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan instrumen kuesioner. Hasil analisis dengan chi square menyatakan terdapat hubungan yang signifikan antara status gizi  dengan perkembangan motorik kasar anak usia prasekolah (p=0,026). Kesimpulan pada penelitian ini adalah ada hubungan status gizi dengan perkembangan motorik kasar anak usia prasekolah. Berdasarkan penelitian di atas diharapkan orang tuaterutamaibu agar memperhatikanstatus gizi anaknya.

Published
2021-11-30
How to Cite
Yunita, L. (2021). Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Usia Prasekolah di Wilayah Kerja Posyandu Bunga Maja Kecamatan Gunung Sari. Nutriology Jurnal, 2(2), 9 - 14. https://doi.org/https://doi.org/10.30812/nutriology.v2i2.1581