Uji Organoleptik dan Kandungan Gizi pada Susu dengan Bahan Dasar Jagung Manis (Zea Mays Saccharata) dan Kacang Hijau (Vigna Radiate L)

  • Juni Gressilda Louisa Sine Poltekkes Kemenkes Kupang
Keywords: Susu Jagung Manis, Susu Kacang Hijau, Uji Organoleptik, Kandungan Gizi

Abstract

ABSTRAK

Kekurangan Energi Protein (KEP) merupakan keadaan kurang gizi yang disebabkan oleh rendahnya konsumsi energi dan protein dalam makanan sehari-hari . Susu tidak hanya dibuat dengan bahan dasar susu sapi, tetapi dapat juga diganti menggunakan susu nabati, salah satunya dengan campuran dari jagung manis dan kacang hijau (Susu Jakijo). Tujuan Penelitian untuk mengetahui tingkat kesukaan dan kandungan gizi susujagung manis dan kacang hijau (Susu Jakijo). Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuanyaitu P1 = Perbandingan Jagung manis 100% : Kacang hijau 0%;                P2 = Perbandingan Jagung manis 75% : Kacang hijau 25%; P3= Perbandingan Jagung manis 50% : Kacang hijau 50%; P4 = Perbandingan Jagung manis 25% : Kacang hijau 75%. Susu Jagung manis dan kacang hijau yang telah dibuat diuji organoleptik kepada 30 panelis agak terlatih. Analisis data menggunakan uji Kruskal-Wallis. Hasil Penelitian menunjukkan Tingkat kesukaan panelis terhadap susu jagung manis kacang hijau dengan empat perlakuan menunjukkan rata-rata dengan kriteria suka untuk warna, aroma dan kekentalan, sedangkan untuk rasa menunjukkan kriteria sangat disukai. Ada Perbedaan nyata antar empat perlakuan ditinjau dari aspek warna, aroma, kekentalan dan rasa. Berdasarkan SNI 01-3830-1995, semua perlakuan telah memenuhi standar mutu susu, tetapi formulasi yang terbaik dengan perbandingan Jagung manis 25% : Kacang hijau 75% dengan kadar protein kasar 3,344% dan kadar lemak kasar 2,001%

Published
2021-05-30
How to Cite
Louisa Sine, J. (2021). Uji Organoleptik dan Kandungan Gizi pada Susu dengan Bahan Dasar Jagung Manis (Zea Mays Saccharata) dan Kacang Hijau (Vigna Radiate L). Nutriology Jurnal, 2(1), 72-76. https://doi.org/https://doi.org/10.30812/nutriology.v2i1.1128