Hubungan Status Gizi dan Konsumsi Pangan Sumber Antioksidan dengan Tingkat Morbiditas Biomarker Covid-19

  • Baiq Fitria Rahmiati Universitas Bumigora
  • M. Thonthowi Jauhari Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Bumigora
  • Wayan Canny Naktiany Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Bumigora
  • Junendri Ardian Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Bumigora
  • Regina Pricilia Yunika Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan, Universitas Bumigora
Keywords: Antioksidan, Status Gizi, Covid-19

Abstract

Abstrak

Morbiditas atau kesakitan covid-19 merupakan tanda dan gejala yang terjadi jika seseorang terindikasi mengalami penularan coronavirus. Hal ini dikarenakan oleh sistem imunitas pada tubuh seseorang tersebut melemah. Sistem imun yang baik dapat menghalau berbagai virus yang masuk ke tubuh, salah satunya Coronavirus. Dalam bidang gizi, antioksidan dikenal sebagai zat gizi yang mampu meningkatkan dan memaksimalkan kinerja dari sistem imunitas tubuh. Selain itu, status gizi seseorang juga menentukan bagaimana sistem imun ini bekerja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari status gizi dan konsumsi pangan terhadap biomarker Covid-19. Penelitian ini akan menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengambil data terkait konsumsi pangan sumber antioksidan, mengukur status gizi responden secara langsung dan mengaitkan hasilnya dengan morbiditas penanda covid 19. Hasil yang ditemukan adalah Terdapat pengaruh kedua faktor yaitu status gizi dan konsumsi pangan terhadap morbiditas penanda Covid 19. Faktor yang lebih berpengaruh terhadap penanda morbiditas Covid 19 adalah konsumsi pangan sumber antioksidan.

Published
2021-12-29
How to Cite
Rahmiati, B., Jauhari, M. T., Naktiany, W., Ardian, J., & Yunika, R. (2021). Hubungan Status Gizi dan Konsumsi Pangan Sumber Antioksidan dengan Tingkat Morbiditas Biomarker Covid-19. Nutriology Jurnal, 2(2), 23 - 29. https://doi.org/https://doi.org/10.30812/nutriology.v2i2.1649