Edukasi Dan Pemberdayaan Masyarakat Dalam Upaya Pencegahan Stunting Di Kelurahan Panggang, Kecamatan Kepulauan Seribu

Authors

  • Ariska Deffy Anggarany Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Alya Layyina Rabani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Nadia Elzuhria A Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Nur Silmi Kaffah Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Anggita Cahya Ningrum Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Deri Putra Pratama Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Anggita Virginia Naulina Manurungi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Aisyah Malika Syafad Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Aulia Farkhani Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Annisa Farida Muti Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Ayu Rana Esadini Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Dhigna Luthfiyani Citra Pradana Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia
  • Putri Andini Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta, Jakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30812/adma.v6i2.5396

Keywords:

Edukasi, Pencegahan, Pulau Seribu, Stunting

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan yang signifikan di Kepulauan Seribu, terutama di wilayah Pulau Panggang. Inisiatif pengabdian masyarakat ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan perspektif masyarakat tentang pencegahan stunting dengan menggunakan sesi edukasi dan demonstrasi menggunakan bahan pangan lokal. Teknik yang digunakan meliputi sesi edukasi dan lokakarya yang menarik dengan fokus pada pembuatan makanan bergizi, seperti nugget kelor dan tuna, yang kaya nutrisi. Program ini melibatkan 23 ibu dengan anak kecil, yang menjadi fokus inisiatif, dan menilai pengetahuan serta pandangan mereka melalui tes yang dilakukan sebelum dan sesudah program. Temuan menunjukkan bahwa pengetahuan meningkat dari 95,7% menjadi 100%, masuk dalam kategori baik, sementara sikap meningkat dari 91,4% menjadi 95,7%, juga masuk dalam kategori baik. Meskipun perubahannya tidak signifikan secara statistik, upaya ini memberikan nilai tambah bagi kesadaran dan partisipasi masyarakat. Memanfaatkan bahan-bahan lokal seperti daun kelor berpotensi berkontribusi pada ketahanan pangan keluarga dan membantu mencegah stunting secara berkelanjutan.

References

Anjani, D. M., Nurhayati, S., & Immawati. (2024). Penerapan pendidikan kesehatan terhadap pengetahuan ibu tentang stunting pada balita di wilayah kerja UPTD Puskesmas Rawat Inap Banjarsari Metro Utara. Jurnal Cendikia Muda, 4, 62–69.

Badan Pusat Statistik. (2024). Kecamatan Kepulauan Seribu Utara dalam Angka. BPS Kabupaten Kepulauan Seribu.

Budiono, I., Putriningtyas, N. D., Indrawati, F., Kasman, K., & Kurniawan, F. (2022). Upaya peningkatan pengetahuan tentang gizi seimbang melalui edukasi dengan media permainan ular tangga pada siswa sekolah dasar. Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat: Pengmaskesmas, 2(2), 87–95.

Budiono, N. D. P., & Has, D. F. S. (2025). The effectiveness of moringa leaves extract to prevent stunting at toddlers aged 23-59 months. Science Midwifery, 13(1), 67–73.

Firliana, E. M. Y., Wirakhmmi, I. K., & Haniyah, S. (2024). Gambaran pengetahuan dan sikap ibu hamil tentang pencegahan stunting di Desa Sikasur Kecamatan Belik Kabupaten Pemalang. Jurnal Keperawatan Suaka Insan (JKSI), 9(2), 188–193.

Gita, A., Sekozen Sihombing, F., Siregar, R., Sibuea, H., Putri, K. N., Naufal, M., Lubis, A., & Oktavia, R. (2024). [Judul Tidak Tersedia]. Journal of Nursing Science Research. (Catatan: Mohon lengkapi judul artikel ini dari sumber aslinya).

Haines, A. C., Jones, A. C., Kriser, H., Dunn, E. L., Graff, T., Bennett, C., Hasan, M., Linehan, M., Syafiq, A., Torres, S., Dearden, K. A., Hall, P. C., West, J. H., & Crookston, B. T. (2018). Analysis of Rural Indonesian Mothers’ Knowledge, Attitudes, and Beliefs Regarding Stunting. Medical Research Archives, 6(11). http://journals.ke-i.org/index.php/mra

Herawati, W., Hadiyanto, H., & Abdillah, H. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan upaya penanganan stunting pada anak di wilayah kerja Puskesmas Cireunghas. Jurnal Ventilator: Jurnal Riset Ilmu Kesehatan Dan Keperawatan, 2(1), 237–247. https://doi.org/10.59830/ventilator.v2i1.998

Ida, R., Susaldi, A., & Sari, A. (2023). Pengaruh riwayat pemberian ASI eksklusif, sanitasi dan pola asuh orangtua terhadap stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Kelurahan Pulau Panggang Kepulauan Seribu Tahun 2023. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 1(3), 135–148. https://doi.org/10.55606/jikg.v1i3.1410

Berikut adalah daftar referensi terbaru yang Anda berikan, telah dirapikan dari pemutusan baris (line breaks) agar sesuai dengan standar penulisan daftar pustaka:

Nursa’iidah, S., & Rokhaidah. (2022). Pendidikan, pekerjaan dan usia dengan pengetahuan ibu balita tentang stunting. Indonesian Jurnal of Health Development, 4(1).

Sewa, R., Tumurang, M., & Boky, H. (2019). Posyandu di Wilayah Kerja Puskesmas Bailang Kota Manado. Jurnal KESMAS, 8(4).

Sutarno, M., & Pradita, H. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu tentang imunisasi dasar di RT 07/018 Tambun Selatan Bekasi. Jurnal Antara Kebidanan, 2(1).

Downloads

Published

2026-01-14