Otomatisasi dan Monitoring Parameter Lingkungan Pada Media Tumbuh Budidaya Jamur Tiram Berbasis Internet of Things

  • Khulud Anshori Institut Teknologi Nasional, Malang
  • Aryuanto Soetedjo Institut Teknologi Nasional, Malang
  • M.Ibrahim Ashari Institut Teknologi Nasional, Malang
Keywords: Pleurotus Ostreatus, Budidaya, Parameter Lingkungan, Internet of Things, Sensor Kelembaban

Abstract

Jamur Tiram (Pleurotus Ostreatus) adalah tanaman sejenis fungi yang sering dibudidayakan pada lingkup pertanian Indonesia, dikarenakan tanaman ini memiliki banyak kegunaan dari segi kuliner dan kesehatan. Jamur tersebut dibesarkan dengan cara memanipulasi parameter lingkungan, agar sedemikian rupa sehingga dapat tumbuh didalam suatu wadah/tempat yang telah disediakan. Perlu diketahui bahwa jamur tersebut pertumbuhannya dapat dipengaruhi oleh pH, suhu dan kelembapan yang dapat mempengaruhi tumbuhnya jamur, agar pertumbuhan budidaya jamur tersebut dapat terpantau dan terkontrol, maka diperlukan sebuah alat yang dapat mengontrol parameterr lingkungan tersebut agar sesuai dengan yang seharusnya. Dari hasil pengujian alat keseluruhan, dapat dikatakan bahwa alat tersebut dapat merespon perubahan parameter lingkungan berdasarkan nilai sebenarnya dari media dan lingkungan jamur tersebut, serta mengetahui estimasi panen yang dianjurkan.

References

[1] I. K. Kusumaningrum, N. Zakia and C. Nilasari, Pengaruh Derajat Keasaman (pH) Media Tanam dan Waktu Panen pada Fortifikasi Selenium Jamur Tiram Putih (Pleurotus Ostreatus), Malang: Universitas Negeri Malang, 2017.
[2] N. Azmi and R. Hidayati, Analisis Tingkat Permintaan Jamur Tiram Di Pasar Tradisional Dan Supermarket Di Kota Palembang, Palembang: Universitas IBA, 2014.
[3] J. Nugroho, Sistem Monitoring Pendeteksi Suhu Dan Kelembapan Pada Rumah Jamur Berbasis Mikrokontroller At-Mega 32, Ponorogo: Universitas Muhammadiyah Ponorogo, 2014.
[4] Wikipedia, “Arduino,” 28 Februari 2019. [Online]. Available: https://id.wikipedia.org/wiki/Arduino.
[5] M. and R. , Monitoring Kelembaban Tanah Pertanian Menggunakan Soil Moisture Sensor Fc-28 Dan Arduino Uno, Medan: Universitas Sumatera Utara, 2018.
[6] Arafat, Sistem Pengamanan Pintu Rumah Berbasis Internet Of Things (Iot) Dengan Esp8266, Kediri: Universitas Islam Kadiri, 2016.
[7] Q. Hidayati, Pengaturan Kecepatan Motor DC dengan Menggunakan Mikrokontroler Atmega 8535, Balikpapan: Politeknik Negeri Balikpapan, 2012.
[8] C. Hudaya, “Pengertian Motor DC,” 2 Maret 2019. [Online]. Available: staff.ui.ac.id/system/files/users /chairul.hudaya/material/makalahmotordc.doc.
[9] R. A. T. Surya, Rancang Bangun Sistem Kontrol Kelembaban Pada Miniatur Kumbang Jamur Tiram Menggunakan Kontroler PID, Surabaya: Universitas Negeri Surabaya, 2018.
[10] A. D. b. Sadewa, E. R. Widasari and A. Mutaqqin, Perancangan Pengendali Rumah menggunakan Smartphone Android dengan Konektivitas Bluetooth, Malang: Universitas Brawijaya, 2017.
[11] R. N. N. Aziiz, M. H. H. Ichsan and I. Arwani, Implementasi Pengiriman Data Sensor LM35 untuk Perbandingan Waktu Insert pada Basis Data MySQL dan MongoDB, Malang: Universitas Brawijaya, 2017.
[12] A. H. Saptadi, Perbandingan Akurasi Pengukuran Suhu dan Kelembaban Antara Sensor DHT11 dan DHT22, Purwokerto: Sekolah Tinggi Teknologi Telematika Telkom, 2014.
[13] A. Fitriandi, E. Komalasari and H. Gusmedi, Rancang Bangun Alat Monitoring Arus dan Tegangan Berbasis Mikrokontroler dengan SMS Gateway, Lampung: Universitas Lampung, 2016.
[14] D. M. Yusuf, Alat Pendeteksi Kadar Keasaman Sari Buah, Soft Drink, dan Susu Cair Menggunakan Sensor pH Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno AT-Mega328, Palembang: Politeknik Negeri Sriwijaya, 2016.
Published
2020-09-29
Section
Articles