Aplikasi Spasial Rekomendasi Wisata Terdekat dengan Metode Haversine Berbasis Mobile

  • Ahmat Adil Universitas Bumigora
  • Risca Anggraeni Dwiputri Universitas Bumigora
  • Bambang Krismono Triwijoyo Universitas Bumigora

Abstract

Banyaknya pergerakan wisatawan nusantara berarti makin besar dan dinamis dampaknya pada pergerakan dan pertumbuhan ekonomi negara. Maka untuk memudahkan wisatawan dalam mengunjungi lokasi yang diinginkan diperlukan  aplikasi yang dapat  merekomendasikan objek wisata  terdekat dengan memanfaatkan koordinat geolocation yang diterapkan pada metode haversine.  Metode geolocation merupakan fasilitas dari google maps api di gunakan untuk menemukan lokasi pengguna dengan IP address, dedicated GPS atau embedded GPS yang mengandung nilai latitude dan longtitud untuk pengembangan  aplikasi menggunakan  GRAPPLE (Guidelines for Rapid Application Engineering) yang mempunyai 5 tahapan yaitu, Requirement Gathering,  Analysis, Design, Development, Deployment.   Sebagai contoh hasil aplikasi adalah destinasi wisata Air Terjun Tiu Kelep terletak pada latitude : -8.3113 dan longitude: 116.404, dengan lokasi user saat ini terlatak pada latitude : -8.27963 dan longitude 116.4166,  dengan alat = -0.14505950121–(-0.144506804347)= -0.0005527457741, long = 2.0316330624915-2.0318529739772 =-0.00021991148575.  Kesimpulan dari penelitian ini yaitu aplikasi yang di bangun dapat digunakan dengan layak, sehingga dapat dimanfaat oleh wisatawan lokal atau mancanegara dalam mendapatkan rekomendasi wisata dengan ranting terbaik dan jarak terdekat

References

[1] N. Islamy, “Analisis Sektor Potensial, Dapatkah Pariwisata Menjadi Lokomotif Baru Ekonomi Nusa Tenggara Barat?,” J. Indones. Tour. Hosp. Recreat., vol. 2, no. 1, pp. 1–10, 2019, doi: 10.17509/jithor.v2i1.16426.
[2] E. Fariantin and S. Amri, “Analisis Pengaruh Sektor Pariwisata dan PDRB (Non Migas-Non Pertanian) Terhadap Peningkatan PAD di Kabupaten Lombok Utara,” J. Valid, vol. 14, no. 1, pp. 46–52, 2017.
[3] N. E. Safitri and E. Susanti, “Sistem Rekomendasi Tempat Wisata Di Provinsi Jawa Barat Dengan Metode Location Based Service (Studi Kasus Kabupaten Karawang,” J. Scr., vol. 7, no. 2, pp. 142–148, 2019, [Online]. Available: https://journal.akprind.ac.id/index.php/script/article/view/2335%0Ahttps://journal.akprind.ac.id/index.php/script/article/download/2335/1789
[4] K. Christofer, A. J. Santoso, and W. W. R. Emanuel, “Sistem Rekomendasi Objek Pariwisata di Pontianak Berbasis Android Menggunakan Metode Content-Based Filtering,” 2020. [Online]. Available: http://e-journal.uajy.ac.id/id/eprint/22550%0Ahttp://e-journal.uajy.ac.id/22550/1/0708555 0.pdf
[5] E. Putri and H. Februariyanti, “Sistem Rekomendasi Tempat Wisata Kota Padang Dengan Haversine,” in Proceeding SENDIU (Seminar Nasional Multi Disiplin Ilmu) 2020 Universitas Stikubank Semarang, 2020, pp. 106–114. [Online]. Available: https://www.unisbank.ac.id/ojs/index.php/sendi_u/article/view/7968
[6] A. Adil, “ANALYSIS PROXIMITY MENENTUKAN LOKASI PERKEBUNAN Ahmat Adil,” vol. 15, no. 1, pp. 7–12, 2016.
[7] C. A. Pamungkas, “Aplikasi Penghitung Jarak Koordinat Berdasarkan Latitude Dan Longitude Dengan Metode Euclidean Distance Dan Metode Haversine,” J. Inf. Politek. Indonusa Surakarta, vol. 5, no. 2, pp. 8–13, 2019.
[8] K. Rizki and A. Adil, “Implementasi Google Maps API Berbasis Android untuk Lokasi Fasilitas Umum di Kabupaten Sumbawa,” J. MATRIK, vol. 17, no. 2, pp. 34–44, 2018, doi: 10.30812/matrik.v17i2.87.
[9] S. I. Purnawan, F. Marisa, and I. D. Wijaya, “Aplikasi Pencarian Pariwisata Dan Tempat Oleh-Oleh Terdekat Menggunakan Metode Haversine Berbasis Android,” J I M P - J. Inform. Merdeka Pasuruan, vol. 3, no. 2, pp. 9–16, 2018, doi: 10.37438/jimp.v3i2.166.
[10] M.- Android, “Mobile- Android,” pp. 261–262, 2013.
[11] I. Wulandari and A. Adil, “Perancangan Aplikasi Helpdesk Pelayanan Lalu Lintas Berbasis Android,” J. Bumigora Inf. Technol., vol. 2, no. 1, pp. 22–30, 2020, doi: 10.30812/bite.v2i1.768.
[12] A. Adil, “Sistem Informasi Geografis,” p. 172, 2017.
[13] A. Adil, “Perancangan Spasial Pengembangan Potensi Produk Kerajinan berbasis Pemukiman di Taman Nasional Komodo,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 18, no. 1[1] A. Adil, “Perancangan Spasial Pengembangan Potensi Produk Kerajinan berbasis Pemukiman di Taman Nasional Komodo,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 18, number 1, pp. 50–57, 2018., pp. 50–57, 2018, doi: 10.30812/matrik.v18i1.353.
[14] A. Adil and B. K. Triwijoyo, “Sistem Informasi Geografis Pemetaan Jaringan Irigasi dan Embung di Lombok Tengah,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 20, no. 2, pp. 273–282, 2021, doi: 10.30812/matrik.v20i2.1112.
[15] D. Jan, A. Roque, A. Leuski, J. Morie, and D. Traum, “A virtual tour guide for virtual worlds,” Lect. Notes Comput. Sci. (including Subser. Lect. Notes Artif. Intell. Lect. Notes Bioinformatics), vol. 5773 LNAI, pp. 372–378, 2009, doi: 10.1007/978-3-642-04380-2_40.
[16] F. Umafagur, S. R. Sentinuwo, and B. A. Sugiarso, “Implementasi Virtual Tour Sebagai Media Informasi Daerah (Studi Kasus : Kota Manado),” J. Tek. Inform., vol. 9, no. 1, 2016, doi: 10.35793/jti.9.1.2016.13456.
[17] K. Yasin and A. Adil, “Implementasi Google Maps API Pemetaan Jalur Evakuasi Bencana Alam di Kabupatem Lombok Utara,” MATRIK J. Manajemen, Tek. Inform. dan Rekayasa Komput., vol. 19, no. 1, pp. 138–146, 2019, doi: 10.30812/matrik.v19i1.519.
[18] B. Purmadipta, H. Anra, and M. A. Irwansyah, “Sistem Informasi Geografis Perumahan dan Fasilitas Sosial Terdekat dengan Metode Haversine Formula,” J. Sist. dan Teknol. Inf., vol. 1, no. 1, pp. 1–5, 2016.
[19] D. Informatika et al., “Implementasi metode haversine untuk pencarian optical distribution point,” vol. 13, no. 1, pp. 28–35, 2021.
Published
2022-06-30
Section
Articles