Prototype Perancangan dan Implementasi Alat Perontok dan Pengering Padi Otomatis dengan Konsep Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya untuk Meningkatkan Produktivitas Hasil Pertanian

  • Meiyanto Eko Sulistyo Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret
  • Chico Hermanu Brillianto Apribowo Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret
  • Feri Adriyanto Program Studi Teknik Elektro, Fakultas Teknik, Universitas Sebelas Maret

Abstract

Dewasa ini pemanfaatan teknologi untuk meningkatkan hasil pertanian tumbuh pesat. Salah satu bentuk pemanfaatannya adalah dengan menggunakan energi terbarukan untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Energi terbarukan yang implementasinya sudah sangat banyak adalah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS). Pengunaan PLTS sebagai sumber energi alternatif yang digunakan untuk pengerak alat perontok dan pengering padi otomatis. Petani selalu kesulitan saat musim penghujan maupun kemarau kering tiba-tiba dan sinar matahari tidak dapat mencapai intensitas maksimal saat digunakan untuk mengeringkan padi secara konvensional, oleh karena itu alat perontok dan pengeringan padi otomatis tenaga PLTS sebagai alternatif solusi. Tujuan penelitian ini adalah untuk memberi wawasan dan pengetahuan akan pembuatan dan prinsip kerja dari alat perontok dan pengeringan padi otomatis tenaga PLTS sebagai alternatif solusi untuk meningkatkan padi secara teknologi, dengan demikian diharapkan masyarakat mendapatkan manfaat lebih cepat dalam pengeringan padi dan menghemat biaya untuk pengeluaran memanen padi, sehingga dapat meningkatkan produktivitas hasil pertanian.

References

[1] BPS, “Statistika Indonesia 2019,” Badan Pusat Satistik Indonesia, 2019. https://www.bps.go.id/publication/2019/07/04/daac1ba18cae1e90706ee58a/statistik-indonesia-2019.html.
[2] I. Rahardjo and I. Fitriana, “Analisis Potensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya,” no. March, pp. 43–52, 2005.
[3] I. N. S. Kumara, “Pembangkit Listrik Tenaga Surya Skala Rumah Tangga Urban Dan Ketersediaannya Di Indonesia,” Majalah Ilmiah Teknologi Elektro, vol. 9, no. 1, 2010.
[4] M. Bachtiar, “Procedures for designing a solar home system,” Jurnal SMARTek, vol. 4, no. 3, pp. 176–182, 2006, [Online]. Available: https://media.neliti.com/media/publications/221906-prosedur-perancangan-sistem-pembangkit-l.pdf.
[5] I. F. Putri, R. Hantoro, and D. D. Risanti, “Studi Eksperimental Sistem Pengering Tenaga Surya Menggunakan Tipe Greenhouse Dengan Kotak Kaca,” Jurnal Teknik ITS, vol. 2, no. 2, pp. B310–B315, 2013, [Online]. Available: http://www.ejurnal.its.ac.id/index.php/teknik/article/view/4290.
[6] R. D. . Yayiendra.N.F., Hantoro.R., “Studi Eksperimental Sistem PengeringTenaga Matahari Tipe Rumah Kaca dengan Variasi Jarak Cermin dalam Pengeringan,” Jurnal Teknik POMITS, vol. 2, no. 2, pp. 176–181, 2013.
[7] I. Jonan, “Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tahun 2017 s.d. 2026,” Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, 2017. https://web.pln.co.id/statics/uploads/2017/12/RUPTL-PLN-2017-2026.pdf.
[8] C. Hermanu, B. Apribowo, T. E. S, and M. Anwar, “Prototype Sistem Pompa Air Tenaga Surya Untuk Meningkatkan Produktivitas Hasil Pertanian,” Jurnal Abdimas, vol. 21, no. 2, pp. 97–102, 2017.
[9] R. Rachmatika and F. Adriyanto, “Development of realtime, handheld and portable flood distribution and water quality sensor based android smartphone,” AIP Conference Proceedings, vol. 1883, no. September, 2017, doi: 10.1063/1.5002038.
[10] M. Ardi and H. Amri, “Analisa Rancang Bangun Alat Pengering Pakaian Otomatis,” JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering), vol. 4, no. 1, pp. 253–256, 2019, doi: 10.32486/jeecae.v4i1.326.
Published
2021-07-10
Section
Articles