Pemenuhan Hak Bekerja untuk Warga Negara: Langkah Pengentasan Kemiskinan (Studi Perbandingan Indonesia dan Malaysia)

Authors

  • ID Alda Fitriyani Ismail Basar Universitas Internasional Batam
  • ID Winsherly Tan Universitas Internasional Batam
  • ID Ampuan Situmeang Universitas Internasional Batam

DOI:

https://doi.org/10.30812/fundamental.v7i1.6104

Keywords:

Hak Bekerja, Indonesia, Kebijakan Ketenagakerjaan, Kemiskinan, Malaysia

Abstract

Pemenuhan hak bekerja bagi warga negara merupakan aspek penting dalam upaya mengentaskan kemiskinan. Penelitian ini membandingkan kebijakan serta pelaksanaan pemenuhan hak bekerja di Indonesia dan Malaysia untuk melihat seberapa efektif strategi yang digunakan dalam menurunkan angka kemiskinan. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif melalui studi perbandingan kebijakan ketenagakerjaan, regulasi, dan program sosial yang diterapkan di kedua negara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Malaysia memiliki sistem ketenagakerjaan yang lebih tertata, termasuk perlindungan sosial bagi pekerja, program pelatihan keterampilan, dan investasi sektor industri yang lebih terarah. Di sisi lain, Indonesia masih menghadapi tantangan berupa regulasi ketenagakerjaan yang rumit, tingginya tingkat pekerjaan informal, serta keterbatasan akses terhadap pelatihan kerja. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya peningkatan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan lembaga pelatihan untuk memperkuat sistem ketenagakerjaan di Indonesia, sehingga akses terhadap pekerjaan yang layak dan berkelanjutan dapat ditingkatkan sebagai langkah strategis dalam mengentaskan kemiskinan. 

References

Aryo, B., dan N. Efendi. “Integrated Community Development to Alleviate Poverty and Social Problems: Case Study of DesaBerdaya (Empowered Village) Rumah Zakat”. International Journal of Social Science and Human Research 07, no. 10 (Oktober 31, 2024). https://doi.org/10.47191/ijsshr/v7-i10-92.

Azmi, A. A., dan V. H. Cholily. “Analisis Pengaruh Partisipasi Tenaga Kerja Dan Pendidikan Perempuan Terhadap Tingkat Kemiskinan Di Indonesia Tahun 2010-2020”. Langgas: Jurnal Studi Pembangunan 2, no. 1 (Maret 31, 2023): 37–47. https://doi.org/10.32734/ljsp.v2i1.11131.

Barlinti, Y. S. “Kebijakan-Kebijakan Pemerintah dalam Penanggulangan Kemiskinan”. Lex Jurnalica 4, no. 3 (2007): 158–167. https://doi.org/10.47007/lj.v4i3.267.

Denimah, D., dan R. R. Nurika. “Kontribusi Program Maju Perempuan Indonesia Dalam Mengentaskan Kemiskinan (Mampu) Terhadap Pencapaian Sustainable Development Goals Di Indonesia”. SIYAR Journal 3, no. 1 (Januari 15, 2023): 14–30. https://doi.org/10.15642/siyar.2023.3.1.14-30

Dewi, E. F., dkk. “Indonesian and Malaysian Labor Law Comparative Study In Enhancing The Competitiveness of Workers In The Framework of The Asean Economic Community”. Journal Research of Social Science, Economics, and Management 2, no. 5 (Desember 26,2022). https://doi.org/10.59141/jrssem.v2i05.345.

Disemadi, H. S. “Lenses of Legal Research: A Descriptive Essay on Legal Research Methodologies”. Journal of Judicial Review 24, no. 2 (November 30, 2022): 289–304. https://doi.org/10.37253/jjr.v24i2.7280.

Frisnoiry, S., dkk. “Analisis Permasalahan Pengangguran Di Indonesia”. Kompak :Jurnal Ilmiah Komputerisasi Akuntansi 17, no. 1 (Juli 2, 2024): 366–375. https://doi.org/10.51903/kompak.v17i1.1866.

Herlambang, D., dkk. “Comparison of Government Systems Between Malaysian and Indonesian”. Pranata Hukum 18, no. 1 (Januari 31, 2023): 90–126. https://doi.org/10.36448/pranatahukum.v18i1.301.

Hindun, H., A. Soejoto, dan H. Hariyati. “Pengaruh Pendidikan Pengangguran Dan Kemiskinan Terhadap Ketimpangan Pendapatan Di Indonesia”. Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan 8, no. 3 (Desember 19, 2019): 250. https://doi.org/10.26418/jebik.v8i3.34721.

Lawendatu, M. “Tinjauan Hukum Ketenagakerjaan Tentang Perlindungan Buruh/Pekerja Berdasarkan Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003”. LEX ET SOCIETATIS 9, no. 1 (Januari 12, 2021). https://doi.org/10.35796/les.v9i1.32059.

Mandari, Q. S., E. Widodo, dan F. Hamdani. “Urgensi Hak Buruh Dalam Kebijakan Pengupahan”. Politika Progresif : Jurnal Hukum, Politik dan Humaniora 2, no. 1 (Februari 11, 2025): 243–259. https://doi.org/10.62383/progres.v2i1.1339.

Meytriana, A., dkk. “Peran Ekonomi Politik Dalam Menanggulangi Kemiskinan Dan Pengangguran Di Indonesia”. Benefit: Journal of Bussiness, Economics, and Finance 3, no. 2 (Juni 27, 2025): 478–493. https://doi.org/10.70437/benefit.v3i2.1259.

Mufidah, S., M. Iqbal, dan T. Rahman. “Analisis Pengaruh Indeks Persepsi Korupsi, Kemiskinan, Dan Pengangguran Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Pada Negara - Negara ASEAN Tahun 2015 – 2023”. Jurnal Ekuilnomi 7, no. 2 (Mei 31, 2025): 442–453. https://doi.org/10.36985/dyccra80.

Purwanti, E. “Analisis Deskriptif Profil Kemiskinan Indonesia Berdasarkan Data BPS Tahun 2023”. AKADEMIK: Jurnal Mahasiswa Humanis 4, no. 1 (Januari 1, 2024): 1–10. https://doi.org/10.37481/jmh.v4i1.653.

Rongen, G., dkk. “Regional and Ethnic Inequalities in Malaysian Poverty Dynamics”. The Journal of Economic Inequality 22, no. 1 (Maret 2024): 101–130. https://doi.org/10.1007/s10888-023-09582-w.

Shah, J. M., R. Hussin, dan A. Idris. “Poverty Eradication Project in Sabah, Malaysia: New Initiative, New Challenges?” Planning Malaysia 21 (November 5, 2023). https://doi.org/10.21837/pm.v21i30.1415.

Sholehah, I. W., dan N. Nadira. “Perlindungan Hukum Teknis Perizinan Terhadap Investor Berdasar UU No 6 Tahun 2023 Tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 Tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang”. National Multidisciplinary Sciences 2, no. 4 (Juli 31, 2023): 334–338. https://doi.org/10.32528/nms.v2i4.312.

Sundari, N., F. Z. Luthfiyah, dan W. Rahmawati. “Peran Hukum Sebagai Alat Rekayasa Masyarakat Menurut Roscoe Pound”. Das Sollen: Jurnal Kajian Kontemporer Hukum Dan Masyarakat 2, no. 01 (Januari 16, 2024): 1–16. https://journal.forikami.com/index.php/dassollen/article/view/566.

Tan, W. “Analisis Yuridis Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 Tentang Cipta Kerja Dalam Bidang Ketenagakerjaan”. Dialogia Iuridica 13, no. 2 (Maret 15, 2022): 046–064. https://doi.org/10.28932/di.v13i2.3630.

Taniady, V., R. P. Anggraini, dan N. W. Riwayanti. “Regulation of Labor with Disabilities in Facing the Digital Revolution: Comparison of Indonesia, Malaysia and Australia”. Journal of Judicial Review 23, no. 2 (Desember 23, 2021): 265–274. https://doi.org/10.37253/jjr.v23i2.5337.

Ubaidillah, M. R. S. A., dan M. Yasin. “Analisis Pengangguran Dan Kebijakan Pemerintah Terhadap Perekonomian Indonesia”. Jurnal Riset Ekonomi dan Akuntansi 2, no. 3 (Juli 4, 2024): 34–42. https://doi.org/10.54066/jreaitb.v2i3.2123.

Wahyudi, H., N. Nurlaily, dan T. D. Seroja. “Kepastian Hukum Terhadap Pemenuhan Hak-Hak Normatif Pekerja pasca Putusan Pengadilan Hubungan Industrial”. Jurnal Hukum Samudra Keadilan 18, no. 1 (Mei 31, 2023): 142–157. https://doi.org/10.33059/jhsk.v18i1.7467.

Zuliyah, S. “Comparison of Indonesian and Malaysian Legal Systems in Rules, Traditions, and Community Behavior”. Journal of Transcendental Law 3, no. 1 (Oktober 14, 2021): 15–29. https://doi.org/10.23917/jtl.v3i1.15169.

Published

2026-03-07

How to Cite

Ismail Basar, A. F., Tan, W., & Situmeang, A. . (2026). Pemenuhan Hak Bekerja untuk Warga Negara: Langkah Pengentasan Kemiskinan (Studi Perbandingan Indonesia dan Malaysia). Jurnal Fundamental Justice, 7(1), 1-12. https://doi.org/10.30812/fundamental.v7i1.6104