Anemia Screening and Counseling for Female Students at SMAN 5 Tondo in 2025

Authors

  • Stefiani Bengan Laba FKM Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Muh. Jusman Rau FKM Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Nur Hikmah Buchair FKM Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Dilla Srikandi Syahadat FKM Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Marselina Palinngi FKM Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Nur Azizah Azzahra FKM Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Nur Fadhilah Sari FKM Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Adinda Ardayani FKM Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Rizka Agustianingsih FKM Universitas Tadulako, Palu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.30812/adma.v6i2.5737

Keywords:

Hemoglobin, Konseling, Siswi, Skrining

Abstract

Penyakit tidak menular akan berdampak pada kemiskinan, terhambatnya pertumbuhan ekonomi dan beban pada sistem kesehatan pada negara berkembang dan negara miskin (CDC, 2023). Anemia merupakan salah satu permasalahan yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia, khususnya remaja. Anemia pada remaja dapat memberikan dampak yang signifikan, salah satunya adalah stunting. Dalam jangka pendek, remaja putri yang mengalami anemia dapat kekurangan konsentrasi dan juga lletih serta lesu. Tujuan dari pengabdian ini adalah adalah untuk melaksanakan skrining hemoglobin pada siswi SMAN5 Tondo. Kegiatan dilakukan menggunakan metode sosialisasi, skrining dan juga konseling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebanyak 72,3% siswi tidak menderita anemia. Siswi yang menjadi responden pada saat screening sebagian besar berada pada usia 16 tahun 67%. Pengukuran sensitivitas menunjukkan sensitivitas sebesar 0% karena ada satu sel kosong yakni hasil pemeriksaan anemia dari dokter karena sebagian besar dari remaja putri belum pernah memeriksakan diri. Kegiatan screening anemia perlu dipertahankan dan dikembangkan guna mencegah kejadian anemia di masyarakat khususnya di kalangan remaja.

References

American Academy of Pediatrics. (2021). Menstrual cycle as a vital sign: Menstruation in girls and adolescents. In Pediatric Clinical Practice Guidelines & Policies (pp. 1050–1050). https://doi.org/10.1542/9781581108613-part05-menstruation

Azizah, D. I. (2020). Asupan zat besi, asam folat, dan vitamin C pada remaja putri di Daerah Jatinangor. Jurnal Kesehatan Vokasional, 4(4), 169. https://doi.org/10.22146/jkesvo.46425

Geissler, C., & Singh, M. (2011). Iron, meat and health. Nutrients, 3(3), 283–316. https://doi.org/10.3390/nu3030283

Hasan, M. M., Soares Magalhaes, R., Garnett, S., Fatima, Y., Tariqujjaman, M., Pervin, S., Ahmed, S., & Mamun, A. (2022). Anaemia in women of reproductive age in low- and middle-income countries: Progress towards the 2025 global nutrition target. Bulletin of the World Health Organization, 100(03), 196–204. https://doi.org/10.2471/BLT.20.280180

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Remaja bebas anemia: Konsentrasi belajar meningkat, bebas prestasi. https://ayosehat.kemkes.go.id/remaja-bebas-anemia-konsentrasi-belajar-meningkat-bebas-prestasi

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Buku saku pencegahan anemia pada ibu hamil dan remaja putri.

Maulu, S., Nawanzi, K., Abdel-Tawwab, M., & Khalil, H. S. (2021). Fish nutritional value as an approach to children’s nutrition. Frontiers in Nutrition, 8. https://doi.org/10.3389/fnut.2021.780844

Munro, C. B., Walker, E. N., Schembri, R., Moussaoui, D., & Grover, S. R. (2024). Periods shouldn’t bring any adolescents’ world to a full stop. Period. An online survey of adolescents’ experience of menstruation. Journal of Pediatric and Adolescent Gynecology, 37(1), 18–24. https://doi.org/10.1016/j.jpag.2023.09.004

Nurhayati, R., Utami, R. B., & Mahardini, F. (2024). Kejadian anemia pada remaja putri dengan menstruasi di SMAN 1 Loceret Kabupaten Nganjuk. Jurnal Pengabdian Sosial, 1(9), 1385–1388. https://doi.org/10.59837/0k215y05

Peranika, Patade, A. E. D., & Urbaningrum, V. (2024). Hubungan antara pola makan dengan anemia pada ibu hamil di RSIA Nasana Pura Kota Palu. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2), 292–297. https://doi.org/10.59435/gjik.v2i2.853

Permatasari, D., Soviana, E., & Studi Ilmu Gizi, P. (2022). Literature review: Hubungan asupan protein terhadap kejadian anemia pada remaja putri. Indonesian Journal of Nutrition Science and Food, 8(2), 8–13.

Thalib, F., Ferlianti, R., & Arsyad, M. (2024). Gambaran perubahan kebiasaan konsumsi buah sebelum dan selama pandemi Covid-19 pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Yarsi Angkatan 2018. Jurnal Kesehatan [Title needs verification], 2(12), 1383–1391.

Umaroh, R., & Vinantia, A. (2018). Analisis konsumsi protein hewani pada rumah tangga Indonesia. Jurnal Ekonomi Dan Pembangunan Indonesia, 18(3), 22–32. https://doi.org/10.21002/jepi.2018.13

World Health Organization. (2024). Guideline on haemoglobin cutoffs to define anaemia in individuals and populations.

World Health Organization. (2025a). Anaemia (Fact Sheet). https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/anaemia

World Health Organization. (2025b). Anaemia (Health Topic). https://www.who.int/health-topics/anaemia#tab=tab_1

World Health Organization. (2025c). Combatting anaemia through improved measurement, diagnosis and reporting. https://www.who.int/news/item/13-02-2025-combatting-anaemia-through-improved-measurement-diagnosis-and-reporting

Downloads

Published

2026-01-26