Transformasi UMKM Desa Doplang melalui Koperasi Digital, Produk Wellness, IoT Smart Watering, dan Branding Wisata
DOI:
https://doi.org/10.30812/adma.v6i2.5726Keywords:
IoT, Koperasi Digital, Pemberdayaan Masyarakat, UMKM, WellnessAbstract
Desa Doplang di Kabupaten Semarang memiliki potensi besar pada komoditas bunga sedap malam, namun pemanfaatannya selama ini terbatas pada produk hias dengan nilai ekonomi rendah. UMKM setempat menghadapi kendala inovasi produk, akses pasar, dan kelembagaan ekonomi yang lemah. Program pengabdian multi-tahun sebelumnya (2023–2024) telah menghasilkan pelatihan dasar dan diversifikasi produk awal, tetapi aspek keberlanjutan kelembagaan, penerapan teknologi hemat sumber daya, dan strategi branding desa wisata belum terwujud optimal. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan transformasi UMKM Desa Doplang pada tahun 2025 sebagai puncak program pemberdayaan melalui penguatan koperasi digital, pengembangan produk wellness, dan inovasi IoT smart watering. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif melibatkan UMKM, PKK, Karang Taruna, Pokdarwis, dan BumDes, melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan terbentuknya koperasi digital SIRATIH dengan anggota awal pelaku UMKM desa sebagai wadah distribusi dan transaksi kolektif, peluncuran tiga produk wellness baru (lilin aromaterapi, body butter, dan lulur) yang memperluas portofolio UMKM, serta implementasi prototipe IoT smart watering yang mampu mengurangi penggunaan air hingga sekitar 20% pada lahan uji coba. Selain itu, booklet promosi wisata Jendela Doplang diterbitkan untuk memperkuat citra desa sebagai destinasi wisata berbasis wellness. Program ini membuktikan bahwa integrasi kelembagaan digital, inovasi produk, dan penerapan teknologi tepat guna mampu memperkuat daya saing UMKM sekaligus mendorong keberlanjutan ekonomi lokal. Implikasi lebih luas dari program ini adalah perlunya dukungan lintas sektor untuk mempercepat sertifikasi produk dan replikasi model ke desa lain yang memiliki potensi serupa.
References
Bambang, G., Sapto, S., & Hartoyo, H. (2023). Penguatan Kelembagaan Dalam Rangka Penyelengaraan Event Rintisan Desa Wisata Doplang. SAFARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(2), 197–206.
Drifanda, V., Ginting, R., & Adhi, A. H. P. (2024). PKM Desa Doplang Kecamatan Bawen Kabupaten Semarang. NUSANTARA Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(2), 48–50. https://doi.org/10.55606/nusantara.v4i2.2659
Nafilah, D. U., Rahmawati, F., Tafrikan, M., & Khasanah, N. (2024). Making a multi purpose liquid (Eco-Enzyme) as an alternative for processing household organic waste and reviewing its benefits. Jurnal Pengabdian KOLABORATIF, 2(2), 17. https://doi.org/10.26623/jpk.v2i2.9832
Novita, M., Dewanto, F. M., Harjanta, A. T., Herlambang, B. A., Marlina, D., Purwaningsi, D., & Kusumo, H. (2023). PKM pemanfaatan limbah anorganik untuk alat destilasi sederhana. SWAGATI: Journal of Community Service, 1(1). https://doi.org/10.1016/sjcs.2023.10.01
Novita, M., Dewanto, F. M., Harjanta, A. T., Herlambang, B. A., Marlina, D., Purwaningsih, D., & Kusumo, H. (2023). Handmade batik with tuberose motifs as creative home industry idea. Community Empowerment, 8(8), 1168–1176. https://doi.org/10.31603/ce.8772
Novita, M., Hermana, R., Senowarsito, S., Sutomo, S., & Bhandari, R. (2025). From tuberose to tourism by leveraging renewable energy and technology for sustainable development in Doplang Village. KnE Social Sciences, 10(9), 235–254. https://doi.org/10.18502/kss.v10i9.18497
Novita, M., Hermana, R., Senowarsito, S., Sutomo, S., Marlina, D., & Kusumo, H. (2023). Inovasi pengolahan hasil pertanian bunga sedap malam berbasis destilasi sederhana minyak atsiri. CARADDE: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(2). https://doi.org/10.31960/caradde.v6i2.1965
Novita, M., Senowarsito, S., Hermana, R., & Sutomo, S. (2023). Realizing a competitive Doplang tourist village through institutional innovation in local potential development. Community Empowerment, 8(9), 1336–1347. https://doi.org/10.31603/ce.9906
Novita, M., Senowarsito, S., Hermana, R., & Sutomo, S. (2024a). Regional empowerment through tuberose-based MSME product innovation and appropriate technology in Doplang Village. Community Empowerment, 9(12), 1899–1908. https://doi.org/10.31603/ce.12358
Novita, M., Senowarsito, S., Hermana, R., & Sutomo, S. (2024b). Sustainable tourism business recovery strategies post-pandemic: A case study of Doplang Village tourist destination. KnE Social Sciences, 9(6), 239–251. https://doi.org/10.18502/kss.v9i6.15271
Putranto, C. M., Waluyati, L. R., & Suryantini, A. (2022). Marketing channels, margin, and efficiency of tuberose flower in Semarang Regency. Journal of Agribusiness Management and Development, 3(2), 27–36. https://doi.org/10.22146/jamadev.v3i2.2204
Rahmayani, D., Putri, P. I., Rahman, Y. A., Pratiwik, E., & Vikia, Y. M. (2023). Scale up kapabilitas keuangan badan usaha milik desa dengan aplikasi sistem informasi desa mandiri (SIDesRi). Madaniya, 4(1), 337–347.
Ratiyah, R., Hartanti, H., & Setyaningsih, E. D. (2021). Inovasi dan daya kompetitif para wirausahawan UMKM: Dampak dari globalisasi teknologi informasi. Jurnal Ecodemica: Jurnal Ekonomi Manajemen Dan Bisnis, 5(2), 152–163.
Rusdi, P. S. (2020). Nilai-nilai Pancasila dalam budaya Ndyadran (Ki Djayeng Rono di Dusun Doplang 1, Desa Pakis, Kecamatan Bringin Kabupaten Semarang). Sosial Budaya, 17(1), 20. https://doi.org/10.24014/sb.v17i1.8499
Senowarsito, S., Werdiningsih, Y. K., Royana, I. F., & Priyolistiyanto, A. (2023). Optimizing social media for Doplang tourism village empowerment. Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(4), 904–909.
Soewardjo, F. M. D. B., & Bambang, A. N. (2016). Rekomendasi pengembangan program tanggung jawab sosial dan lingkungan/Corporate Social Responsibility (CSR) bidang lingkungan PT. Apac Inti Corpora (Terkait sumber daya air di Kelurahan Harjosari, Kecamatan Bawen, Kabupaten Semarang). Ekosains, 8(01).
Tamam, M. Z., Fitrianto, Y., & Rudjiono, D. (2024). Perancangan sistem informasi penjualan berbasis web pada UMKM Nata Nugros Singkong. Jurnal Ilmiah Sistem Informasi, 3(3), 1–10.
Wibowo, M. A., & Setiawan, A. D. (2023). Peran keunggulan bersaing dalam memediasi pengaruh orientasi kewirausahaan terhadap kinerja pemasaran wirausaha UMKM Desa Doplang, Kab. Semarang. ProBank, 7(2), 197–207. https://doi.org/10.36587/probank.v7i2.1342
Wirawan, S., et al. (2025). Pengaruh posisi merek dan komunikasi merek terhadap keunggulan bersaing pada UMKM Cendol Dawetin Indonesia di Wisata Dusun Semilir yang terletak di Bawen, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Creative Business, 2(1), 46–54.
Zalukhu, S. G., & Aryaningtyas, A. T. (2024). Mengangkat tradisi ‘Merti Desa’ Doplang sebagai produk wisata budaya berkelanjutan. Jurnal Ilmiah Ilmu Sosial, 10(2), 260–272. https://doi.org/10.23887/jiis.v10i2.86615
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Mega Novita, Senowarsito, Rifki Hermana, Sutomo

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.








